Verb Phrases & Tenses

Bagikan ke Teman! :


VERB PHRASES

Verb phrases atau frase verba adalah frase yang tersusun dari verba utama ditambah dengan auxiliaries, adverbs, adverb phrases (or clauses), prepositional phrases, atau object. Dalam kalimat, frase verba berfungsi sebagai predikat.
Pada dasarnya, verb phrase merupakan kata kerja berbentuk frase sehingga tidak hanya ditulis hanya satu kata kerja saja.
Contoh:
I have a pencil.
I have bought a pencil.
I like the music.
We will meet at the library at 3:30 p.m. Henry made my coach very proud
You must go right now
I’m is writing financial reports provided by the employer, etc.

Di kalimat pertama, kita menjumpai verb yaitu have. Sedangkan, di kalimat yang kedua, kita menjumpai verb phrase yaitu have bought. Phrase atau frase tentu tidak hanya terdiri dari satu kata saja bukan? So kalau begitu, kesimpulannya adalah verb phrase merupakan verb yang tidak hanya terdiri dari satu kata. Namun, tetap berfungsi sebagai verb.

Beberapa verb phrase antara lain adalah, is watching, is sleeping, was taking, have taught, have been sleeping, dan masih banyak lagi. Menggunakan penjelasan di bawah ini, saya akan menjabarkan apa 
saja bentuk-bentuk verb phrase di dalam bahasa Inggris.

Auxiliary Verb (Be) + Present Participle (-Ing form)

Auxiliary verbs (be) disini maksudnya adalah is, am, are, was, dan were. Sedangkan present participle yaitu kata kerja yang ditambahkan akhiran –ing. Bentuk ini digunakan pada present dan past continuous tense.

Contoh:
I was sleeping when you called me.
She is taking a bath.
He is talking with me.
Anda bisa lihat kata yang saya garis bawahi. Di dalamnya terdapat be verbs ditambah dengan present participle. Itulah verbs phrase.

Auxiliary verb (have) + Past Participle (Verb 3)
Auxiliary verbs disini terbagi menjadi dua yaitu have, has, dan had (past). Sedangkan past participle, biasa kita kenal dengan sebutan kata kerja bentuk ketiga. Bentuk seperti ini digunakan untuk present 
dan past perfect. Seperti contoh di atas, yang saya garis bawahi berikut ini merupakan verb phrase.

Contoh:
I have planned to go to Europe.
She has cleaned the room.
They had taken the medicine.

Auxiliary verb (have been) + Present Participle (-Ing form)
Selanjutnya, kita menggunakan auxiliary verbs dengan cakupan have been, has been, dan had been (past). Kemudian ditambah dengan present participle atau kata kerja berakhiran –ing. Ini merupakan bentuk dari present dan past perfect continuous tense.

Contoh:
She has been waitingfor you for three hours.
They had been cleaningthis room.
I have been stayingin this house for these three years.

Modal Verb + Main Verb
Modal verb yaitu, can, could, may, might, must, shall, should, will, would. Sementara main verb adalah kata kerja utama.

Contoh:
I can speak
She will work with me.
She might be younger than me.
So, teman-teman, itulah berbagai bentuk dari verb phrase. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat bagi Anda. Ingat, verb phrase adalah frase yang fungsinya sebagai verb atau kata kerja.

TENSES

Simple Present Tense
simple Present Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung/terjadi pada waktu sekarang dalam bentuk sederhana, kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang, kebiasaan sehari-hari, peristiwa atau perbuatan yang tidak ada kaitannya dengan waktu, dan untuk mengekspresikan kebenaran umum.

Simple Present Tense menggunakan jenis “TO BE 1” and “VERB 1”
TO BE 1 terdiri dari: am, is, are .
I Am
You Are
They
We
He Is
She
It
I Do/Don’t
You
They
We
He Does/Doesn’t
She
It
CATATAN:
DO dan DOES digunakan pada kalimat tanya.
DON’T (DO NOT) dan DOESN’T (DOES NOT) digunakan pada kalimat negatif.
TO BE 1 (am, is, are) digunakan ketika suatu kalimat tidak ada unsur kata kerja (NON VERB).
Rumus dan Contoh Kalimat Simple Present Tense :
Mengekspresikan kalimat Simple Present Tense yang menggunakan kata kerja (VERB)
(+) Subject + Verb 1 + Object
(-) Subject + DON’T / DOESN’T + Verb 1 + Object
(?) DO / DOES + Subject + Verb 1 + Object?
(?) Question Word + DO/ DOES + Subject + Verb 1?
Example :
(+)  I speak English everyday
(-)   I don’t speak English
(?)   Do you speak English?
Answer : Yes I do, or No, I don’t
(?)  Why do you speak English everyday?

Simple Past Tense
Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Adapun simple past tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 2.
Rumus Simple Past Tense
Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed, -en, -d, -t, -n, atau -ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb. [Baca juga: Regular dan Irregular Verb]
Dengan demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut:
Jenis Kalimat Rumus Contoh Simple Past Tense
Positif          (+) S+Verb-2 (Past Tense) The Teacher Came
S+be(was/were) I was a stamp collector
Negatif       (-) s + did + not + bare infinitive The teacher didn’t come
S + be(was/were) + not I wasn’t a stamp collector
interogatif (?) Did + S + bare infinitive Did the teacher come
be(was/were) + S Was I a stamp collector
Example :
(+)  Rina and I went to the Ragunan zoo three months ago.
(-)   Rina and I didn’t went to the Ragunan zoo three months ago
(?)  Did Rina and I went to the Ragunan zoo three months ago?

Simple Future Tense
Simple future tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana. Adapun simple future tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 1.
Rumus Simple Future Tense
Simple future tense dibentuk dari modal “will” atau “shall” dan bare infinitive (bentuk dasar verb) atau dibentuk dari auxiliary verb “be” (am, is, are) , present participle “going”, dan infinitive.  Apa itu infinitive? Infinitive merupakan bare infinitive yang diawali atau tanpa diawali ”to”.
Dengan demikian rumus simple future tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut:
Jenis Kalimat Rumus Contoh Simple Future Tense
Positif (+) S + will + bare infinitive You will win
S + be(am/is/are) + going + infinitive They are going to come
Negatif (-) S + will + not + bare infinitive You won’t win
S + be(am/is/are) + not + going + infinitive They aren’t going to come
Interogatif (?) Will + S + bare infinitive will you win
Be(am/is/are) + S + going + infinitive are they going to come
Example :
(+)  He will continue his studies in Australia
(-)   He won’t continue his studies in Australia
(?)   Will he continue his studies in Australia?
III.          Perbedaan Singular Dan Plural

Singular Noun
Menurut Barbara Dykes (207 : 2007),  Singular Noun adalah “of nouns or pronouns, indicating single number, i.e. one only” (kata benda atau kata ganti yang menunjuk pada angka tunggal misalnya hanya satu). Dari pengertian tersebut kita mengetahui bahwa yang namanya Singular Noun adalah kata benda yang merujuk pada satu benda atau tunggal. Biasanya Singular Noun di dahului oleh Article (kata depan), misalkan a, an, one. Contoh:
Book (sebuah buku)
An apple (sebuah apple)
One bag (satu tas)
Plural Noun
Menurut Barbara Dykes (206 : 2007), Plural Noun adalah “of nouns or pronouns, indicating a number that is more than one” (kata benda atau kata ganti yang menunjuk pada angka yang lebih dari satu). Dari pengertian tersebut kita mengetahui bahwa yang namanya Plural Noun adalah kata benda yang merujuk pada lebih dari satu benda atau jamak.
Pembentukan Singular Noun Menjadi Plural Noun
Pada umumnya, Plural Nouns dibentuk dengan menambahkan akhiran  –s di belakang Singular Nouns, misalnya:
Singular Nouns           Plural Nouns
Book                           Books
Cat                              Cats
House                          Houses
Dog                             Dogs
Tetapi terdapat beberapa pengecualian dalam pembentukan Plural Nouns yang kita harus ketahui, seperti:
Dengan memberi akhiran –es pada Singular Nouns jika Nouns tersebut berbunyi desis dan berakhiran –ss, -s, -x, -z, -ch, dan –sh. Misalnya:
Singular Nouns           Plural Nouns
Glass                           Glasses
Bus                              Buses
Box                             Boxes
Quiz                            Quizes
ChrucH                       Churches
Brush                           Brushes
Example :
Singular Noun :
–          Red apple fruit is sweet
–          Many book about economic management journals in the library


REFERENSI :
http://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/2014/04/pengertian-dan-contoh-verb-phrase-dalam-bahasa-inggris.html

0 komentar — Skip ke Kotak Komentar

Posting Komentar — or Kembali ke Postingan